Pariaman – Komisi Pemilihan Umum Kota Pariaman adakan Penyuluhan tata cara pencalonan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman Tahun 2018 pada kamis (09/11) kepada Partai Politik (Parpol) dan calon Perseorangan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun depan yang bertempat di Aula Joyo Makmur Pariaman.

Menurut Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman bahwa kegiatan ini merupakan agenda KPU Kota Pariaman dalam rangka memberikan informasi terkait tata cara pencalonan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tahun 2018.

Selanjutnya menurut Boedi dengan adanya kegiatan Penyuluhan ini diharapkan calon peserta yang akan melakukan pencalonan pada Pilwako tahun 2018 ini dapat sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Penyuluhan ini perlu agar masyarakat dan parpol yang mengusung nanti memahami teknis dan syarat pencalonan sebagai Walikota dan Wakil walikota Pariaman, Baik itu melalui jalur perseorangan ataupun jalur partai politik” ujar Boedi.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Pariaman Arnaldi Putra, mengatakan jika pihaknya telah menetapkan dukungan minimal bagi jalur perseorangan adalah sebanyak 5.906 dukungan. Sementara syarat pencalonan melalui parpol adalah minimal 20 persen kursi di DPRD Kota Pariaman atau 25 persen perolehan suara sah pada pemilu legislatif 2014 bagi parpol yang mendapatkan kursi di DPRD Kota Pariaman.

“Sedangkan Parpol peserta pemilu 2014 yang tidak memiliki kursi di DPRD Kota Pariaman tidak berhak mencalonkan bapaslon, Mereka hanya dapat mendukung bapaslon” tutup Arnaldi.

Adapun penyerahan syarat dukungan bapaslon melalui jalur perseorangan dilakukan pada tanggal 25 hingga 29 November 2017, sedangkan pendaftaran bapaslon melalui jalur perseorangan dan melalui parpol dilaksanakan pada 8 hingga 10 Januari 2018.

 

KPU Kota Pariaman