Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman resmi lantik 213 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 71 desa/keluruhan se Kota Pariaman pada hari sabtu (11/11) di Aula Balaikota Pariaman.

Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman menyatakan bahwa 213 anggota PPS yang dilantik pada hari ini merupakan hasil seleksi dari 500 lebih pelamar se Kota Pariaman.

Ia juga mengatakan antusias dari masyarakat Kota Pariaman dalam mensukseskan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tahun 2018 ini sangat terlihat dengan meningkatnya pelamar anggota PPS kali ini di Kota Pariaman.

“Setelah dilantiknya anggota PPS Kota Pariaman pada Pilwako Pariaman tugas penting yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah pemutakhiran data pemilih dimulai pada Desember 2017 dan mengingatkan agar pembentukan petugas PPDP secara profesional bukan nepotisme selanjutnya memastikan kelancaran pendistribusian logistik serta menjadi agen sosialisasi kepada masyarakat terkait meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Pariaman” tutup Boedi.

Alfian Harun selaku Kepala Bagian Pemerintahan Kota Pariaman mewakili Walikota Pariaman mengatakan PPS mungkin saja akan menghadapi banyak tantangan, bahkan mungkin menggoyahkan integritas sebagai penyelenggara pemilu. Namun, PPS yang telah didasari oleh komitmen, integritas dan kredibilitas akan sukses menyelenggarakan Pilkada.

“Kota Pariaman mendapatkan penghargaan sebagai kota teraman pada pilkada, Pemko Pariaman berkomitmen mendukung kelancaran pelaksanaan pilkada, bukan hanya target sukses penyelenggaraan saja, namun juga sukses hasil,” tutup Alfian.

Ia juga mengatakan bahwa Pemko Pariaman telah menginstruksikan PNS untuk mendukung kelancaran pilkada dengan cara tetap menjaga netralitas sebagai PNS dan menghindari keberpihakan terhadap kandidat pada pilkada. Selain itu, intruksi juga telah disampaikan kepada camat agar membantu kelancaran PPK di tingkat kecamatan.

 

KPU Kota Pariaman