Pariaman – Menuju Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Pariaman tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman adakan Survei Partisipasi Pemilih pada bulan Desember tahun 2017 di Kota Pariaman.

Menurut Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman bahwa survei ini dilakukan untuk dapat mengetahui sejauh mana partisipasi pemilih di Kota Pariaman menjelang Pilwako yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 juni 2018 yang akan datang.

“dengan diadakannya survei partisipasi pemilih, diharapkan nanti KPU Kota Pariaman juga akan mendapatkan rekomendasi yang tepat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pada Pilwako 2018” tutur Boedi.

Ia juga menambahkan bahwa survei ini akan dilaksanakan pada bulan Desember 2017. yang dilakukan KPU Kota Pariaman bersama Revolt Institute yang merupakan sebuah lembaga penelitian dan konsultasi publik di wilayah Sumatera Barat.

Revolt Institute yang merupakan sebuah lembaga penelitian dan konsultasi publik ini telah banyak melakukan penelitian dan bekerjasama dengan pemerintah terkait Pemilu di Indonesia, salah satunya survei yang dilakukan pada jelang Pilkada Provinsi Sumatera Barat tahun 2015.

Aisyah,SE.,M.AP selaku Komisioner KPU Kota Pariaman Divisi Hukum juga menambahkan bahwa survei ini juga merupakan bentuk keseriusan KPU Kota Pariaman dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat agar menyalurkan hak politiknya sesuai dengan hati nurani pemilih.

Ia juga menambahkan bahwa prinsipnya adalah bagaimana KPU Kota Pariaman selaku penyelenggara dapat meyakinkan masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), juga meyakinkan pemilih betapa berharganya suara mereka dalam menentukan nasib Kota Pariaman 5 tahun kedepan. Selain itu dengan meningkatnya partisipasi pemilih dalam perhelatan demokrasi 5 tahunan ini akan semakin meningkatkan legalitas pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman itu sendiri.

“KPU Kota Pariaman akan terus meningkatkan kinerjanya, salah satu bentuknya yaitu melakukan survei partisipasi pemilih dan melalui hasil survei ini di harapkan KPU mendapatkan rekomendasi dan kiat-kiat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Kota Pariaman” ujar Aisyah

 

KPU Kota Pariaman