Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman selenggarakan Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual Partai Politik Peserta Pemilu tahun 2019 pada hari senin (18/12) di Aula KPU Kota Pariaman.

 

Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa bimtek ini diselenggarakan dalam rangka persiapan KPU selaku penyelenggara pemilu tahun 2019 untuk mensukseskan tahapan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan oleh tim verifikator lapangan dan tim pokja verifikasi faktual dari KPU Kota Pariaman.

Ia juga menyampaikan KPU Kota Pariaman akan melaksanakan verifikasi lapangan terhadap 2 Parpol baru yang dinyatakan lolos pada tahapan verifikasi berkas administrasi parpol pada waktu lalu.

“2 Parpol baru yang akan dilakukan verifikasi faktual ini adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Persindo)” tutur Boedi.

Boedi juga menambahkan bahwa Verifikasi faktual untuk parpol baru dilakukan di seluruh daerah, sedangkan untuk partai lama akan dilakukan verifikasi faktual di daerah otonom baru atau provinsi baru.

 

12 partai yang dinyatakan lolos ke verifikasi faktual adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

KPU Kota Pariaman akan melakukan penyampaian hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan pada tanggal 4 hingga 6 Januari 2018.

 

Aisyah,SE,M.AP juga menyampaikan bahwa KPU Kota Pariaman bersama verifikator lapangan akan melakukan verifikasi faktual hingga 4 Januari 2018 yang akan datang.

“ Verifikasi yang akan dilakukan nanti yakninya verifikasi keberadaan kantor, verifikasi kepengurusan Parpol, verifikasi keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen dan verifikasi keanggotaan” tutur Aisyah.

Ia juga menambahkan 2 Parpol yang akan dilakukan verifikasi anggota parpol nantinya ini partai Perindo dengan metode sampel acak sederhana dikarenakan jumlah keanggotaan Perindo yang tercatat lebih dari 100 anggota, Sementara itu untuk PSI akan dilakukan metode sensus yang dikarenakan keanggotaan PSI di bawah 100 orang.

Aisyah juga menuturkan bahwa jika dalam hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan Parpol dinyatakaan belum memenuhi syarat, Parpol tersebut akan di beri waktu hingga tanggal 20 Januari 2018 untuk melakukan perbaikan.

 

Verifikasi faktual dilaksanakan bertujuan untuk membuktikan keabsahan dan kebenaran pesryaratan Parpol selaku calon peserta Pemilu tahun 2019.

 

 

KPU Kota Pariaman