Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman menerima kunjungan dari KPU Kota Bukittinggi di Kantor KPU Kota Pariaman pada rabu (20/12) dalam rangka diskusi terkait Pendidikan Pemilihan Berbasis Keluarga.

Boedi Satria,SE selaku ketua KPU Kota Pariaman menyatakan kunjungan Ketua KPU Bukittingi yang di dampingi divisi Keuangan dan BURT beserta staf ini merupakan bentuk kegiatan menjalin silataruhmi yang sekaligus diskusi untuk meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah Kota Pariaman dan Kota Bukittinggi.

“KPU menilai sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga merupakan pendekatan yang paling efektif untuk membangun pengetahuan dan partisipasi aktif Pemilih” tutur Boedi.

Ia juga menyatakan bahwa pendidikan pemilih berbasis keluarga ini adalah tindak lanjut dari PKPU Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, KPU menyusun Pedoman Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berbasis Keluarga pada Pemilihan Serentak Tahun 2018.

Ketua KPU Bukittinggi Lemmasrizal,S.Ag bersama Heldo Aura,S.Si selaku divisi Keuangan dan BURT KPU Bukittinggi ini juga di dampingi oleh Kasubbag Teknis dan staf KPU Bukittinggi dalam kunjungan ke KPU Kota Pariaman.

Alfiandri Zaharmi selaku Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Pariaman juga menyampaikan KPU Kota Pariaman juga tengah gencarnya melakukan sosialiasi pendidikan pemilih berbasis keluarga ini dengan petugas Ad Hock penyelenggaraan Pilkada tahun 2018.

Ia juga menambahkan selain menjadi penyelenggara petugas Ad Hock yang sudah terpilih seperti Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga menjadi mitra KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih dengan memberikan pendidikan pemilih dilingkungan keluarga masing-masing.

“nantinya sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga ini juga akan melibatkan lingkungan keluarga dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam mensosialisasikan Pemilihan dan memberikan pendidikan politik yang berbasiskan keluarga” ujar Andi.

Ia juga menambahkan jika di lingkungan keluarga sudah dibiasakan berdiskusi, berbagi wawasan akan kesadaran atas kewajiban sebagai warganegara untuk menyuarakan hak pilihnya dalam Pemilu, maka tujuan mewujudkan Pemilu yang berkualitas dengan Pemilih yang cerdas dan rasional menjadi hal yang tidak mustahil dilakukan.

 

KPU Kota Pariaman