Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman berikan sosialisasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilwako Pariaman dilingkungan Kejaksaan Negeri Pariaman pada jumat (19/01) di Aula Kejaksaan Negeri Pariaman.

 

Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Pariaman menyampaikan kepada ASN di lingkungan Kejaksaan Negeri Pariaman bahwa netralitas ASN perlu diingatkan, mengingat Pilwako Pariaman yang akan berlangsung pada tahun 2018 ini.

Dalam sosialisasi ini boedi menyampaikan bahwa ASN dilarang melakukan pendekatan terhadap partai politik terkait rencana pengusulan dirinya atau orang lain sebagai bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dilarang memasang spanduk/baliho yang mempromosikan dirinya atau orang lain sebagai bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, dilarang mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah.

Selain itu ASN juga dilarang menghadiri deklarasi bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dengan atau tanpa menggunakan atribut bakal pasangan calon/atribut partai politik, selanjutnya dilarang mengunggah, menanggapi atau menyebarluaskan gambar/foto bakal calon/bakal pasangan calon Kepala Daerah melalui media online maupun media sosial, ASN juga dilarang melakukan foto bersama dengan bakal calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dengan mengikuti simbol tangan/gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan serta dilarang menjadi pembicara/narasumber pada kegiatan pertemuan partai politik.

“netralitas ASN dalam Pemilu ini sudah di atur dalam undang-undang nomor 7 Tahun 2017 pasal 101 tentang penyelenggaraan Pemilu, dalam Undang undang ini menjelaskan bahwa ASN harus netral dalam Pilkada dan Pemilu 2019. Dalam Undang-undang ini juga menegaskan akan memberikan sanksi pidana kurungan dan sansi denda bagi ASN yang melanggar” jelas Boedi.

 

Dalam Kegiatan Sosialisasi yang diadakan Kejaksaan Negeri Pariaman, selain ASN dilingkungan Kejaksaan Negeri Pariaman juga turut hadir Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pariaman.

 

Efrianto,SH, MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan oleh Kejaksaan Negeri Pariaman bertujuan untuk menyikapi kesiapan ASN di jajaran Kejaksaan Negeri Pariaman dalam menghadapi Pilwako Pariaman yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.

Ia juga menambahkan pemahaman ini harus ditingkatkan kepada ASN di lingkungan Kejaksaan Negeri Pariaman guna menghindari sanksi yang akan dikenakan terhadap ASN yang kehilangan netralitas dalam Pilwako nanti.

“kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN di lingkungan Kejaksaan Negeri Pariaman dalam rangka turut mensukseskan Pilwako Pariaman yang sekaligus terpilihnya pemimpin daerah yang kompeten dan terpilihnya pemimpin yang sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada” jelas Efrianto.

 

 

KPU Kota Pariaman