Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman selenggarakan Rapat Koordinasi terkait Pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta penyusunan rekapitulasi model A.A-KWK dan model A.C-KWK dalam data pemilih bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kota Pariaman pada hari rabu (24/01) di Aula KPU Kota Pariaman.

 

Alfiandri Zaharmi selaku Divisi Perencanaan, Program dan Data KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa kegiatan hari ini sekaligus sebagai evaluasi dari kegiatan Coklit Serentak yang dilaksanakan pada tanggal 20 Januari 2018 yang lalu.

Ia juga menjelaskan dalam evaluasi hari ini juga membahas permasalahan di lapangan saat Coklit berlangsung seperti penemuan dalam satu Kartu Keluarga namun berbeda lokasi TPS.

 

Ia juga menambahkan bahwa nantinya hasil penataan data pemilih dalam program Coklit serentak akan di serahkan Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan selanjutnya PPS akan melakukan pelaporan hasil Coklit kepada PPK pada tanggal 19 Februari 2018.

“laporan hasil Coklit sudah harus diserahkan PPK ke KPU Kota Pariaman tanggal 21 Februari 2018, selanjutnya pemetaan TPS akan dilakukan setelah pencoklitan selesai dilaksanakan pada tanggal 18 Februari mendatang” tutur andi.

Andi juga menambahkan bahwa PPK selaku penyelenggara di tingkat Kecamatan harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap PPS dan PPDP.

 

Model A.A-KWK merupakan jenis formulir dalam pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) yang digunakan untuk daftar pemilih baru, sementara A.C-KWK formulir yang digunakan untuk daftar pemilih potensial non KTP-elektronik.

 

 

KPU Kota Pariman