Pariaman – Jelang Simulasi Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Polres Kota Pariaman gelar gladi pelaksanaan simulasi pengamanan Pilkada Kota Pariaman pada senin (29/01) di Komplek Perumahan Polisi Rawang Kota Pariaman.

 

Dalam simulasi hari ini juga terlibat langsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman selaku penyelenggara Pilkada, TNI dari Dandim 0308 Pariaman, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pariaman, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pariaman, Saka Bayangkara Kota Pariaman dan masyarakat sekitar.

 

AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto,S.IK selaku Kapolres Pariaman menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan salah satu syarat standar pengamanan Pilkada yang dilaksanakan diseluruh Indonesia.

Ia juga menyampaikan bahwa simulasi ini juga menyiapkan personil dari Polres Pariaman dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan selama Pilkada berlangsung di Kota Pariaman.

“Simulasi ini juga bertujuan untuk memberikan pelajaran bagi masyarakat Kota Pariaman tentang sistem pengamanan suatu kota” tutur AKBP Bagus.

AKBP Bagus juga berharap semoga nantinya dalam penyelenggaraan Pilkada di Kota Pariaman tidak terjadi hal-hal buruk yang memicu konflik.

 

Menjelang Pilkada Kota Pariaman, Polres Kota Pariaman juga sudah memploting personil dari Polres Kota Pariaman untuk melakukan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Pariaman.

Selain itu selama proses dan tahapan Pilkada berlangsung, Polres Kota Pariaman juga sudah menyiapkan Personel dalam mensukeskan Pilkada yang berlangsung aman dan damai dengan semangat badunsanak.

 

Kapolres Pariaman sudah melakukan latihan simulasi selama 20 kali dan pada esok hari (30/01) akan dilaksanakan gladi bersih pelaksanaan simulasi pengamanan Pilkada Kota Pariaman.

 

Polres Kota Pariaman akan melaksanakan Simulasi pengamanan Pilkada Kota Pariaman pada tanggal 31 Januari 2018 di Simpang Tabuik Kota Pariaman.

Dalam simulasi yang berimplikasi kepada unjuk rasa, akan menggambarkan suasa Kota Pariaman yang aman, damai dan tentram selama pelaksanaan Pilkada berlangsung. Selama proses Pilkada berlangsung terlihat petugas pengamanan selalu siap melaksanakan pengamanan.

Dalam pelaksanaan Pilkada di sebuah TPS terjadi keributan dengan salah satu saksi Pasangan Calon Walikota. Keributan yang terjadi mengakibatkan kontak fisik secara langsung dengan petugas KPPS yang harus membuat Petugas pengamanan mengamankan saksi tersebut. Selanjutnya petugas KPPS melanjutkan pelaporan ke tingkat kecamatan, selama perjalanan ke kecamatan, petugas yang di kawal petugas pengamanan juga dihadang oleh beberapa orang, namun masih bisa di hadang oleh petugas pengamanan dari personil Kapolres Kota Pariaman.

Dalam simulasi ini juga terjadi demo besar-besaran dari pendukung paslon yang menginginkan Pilkada dilaksanakan ulang, namun dilakukan mediasi oleh tim Polwan dari Kapolres Kota Pariaman.

Masa yang semakin anarkis dan Polres Pariaman mampu menahan masa dan kembali menertibkan masa serta Kondisi Kota Pariaman kembali aman dan damai seperti sedia kala.

 

 

KPU Kota Pariaman