Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman adakan Rapat Persiapaan Pelaksaan Kampanye Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Pariaman Tahun 2018 bersama dinas terkait pada kamis (01/02) di Aula KPU Kota Pariaman.

 

Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman meminta agar Bapaslon mulai membersihkan baliho, spanduk dan stiker yang telah dipasang di sejumlah tempat umum dan juga stiker yang terpasang pada kendaraan tak luput harus dibersihkan.

“Kita minta tim ataupun pasangan calon mulai membersihkan baliho, stiker dan spanduk lainnya paling lambat tanggal 15 Februari mendatang” tutur Boedi.

Boedi juga menyampaikan dalam tahapan kampanye pada pemilihan kepala daerah, diatur PKPU Nomor 4 tahun 2017 tentang kampanye pemilihan gubernur wakil gubernur, walikota wakil walikota/atau bupati dan wakil bupati. Aturan tentang kampanye yang meliputi metode kampanye, fasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) oleh KPU

“KPU memfasilitasi bahan kampanye dalam bentuk selebaran, brosur, pamphlet, poster yang dicetak maksimal sejumalah dengan KK pada masing-masing dapil setiap pasangan calon. Sementara bahan tersebut juga bisa dicetak oleh pasangan calon 100 persen dari jumlah KK di masing-masing dapil dan dengan menunjukan bukti pemesanan ke KPU,” jelasnya.

Sedangkan bahan kampanye lainnya, seperti pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis, stiker dicetak oleh pasangan calon. Bahan kampanye itu ditetapkan oleh harga maksimalnya oleh KPU kota Pariaman.

KPU Kota Pariaman akan mengumumkan hasil rapat pleno penetapan pasangan calon walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 pada 12 Februari 2018 dan dilakukan pengundian nomor pada 13 Februari 2018 pukul 09.00 WIB di Hall Saiyo Sakato Jl. Moh. Syafei Kota Pariaman.

 

Turut hadir dalam rapat ini dari Polres Pariaman, Panitia Pengawas Pemilu Kota Pariaman, Kodim 0308 Pariaman, Camat se Kota Pariaman, Pemerintah Kota Pariaman, Dinas Perhubungan, Partai Politik pengusung Bakal Pasangan Calon dan Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Pariaman.

Sementara itu AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto selaku Kapolres Pariaman juga mengingatkan paslon yang akan melakukan kampanye terbuka harus mengkoordinasikan dengan Polres Pariaman dan terlebih dulu mengurus izin keramaian, STP. Izin tersebut diberikan dengan melakukan pengkajian terhadap kampanye yang akan dilakukan, untuk menghindari terjadinya gangguan kamtibmas, dll.
“Tim atau LO nya harus menyampaikan tentang rencana kegiatan kampanye. Sebelum kita terbitkan izinnya, terlebih dahulu kita lakukan pengkajian dan pemberian pengamanannya,” sebut AKBP Bagus.

KPU Kota Pariaman