Pariaman – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Arief Budiman monitoring pencoklitan data pemilih pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman 2018 di Kota Pariaman, Kamis (8/2).

 

Dalam monitoring yang didampangi anggota KPU Kota Pariaman dan KPU Provinsi Sumatera Barat ini, Ketua KPU RI langsung melakukan pencoklitan di dua titik lokasi pencoklitan yakni di Kelurahan Pasir Pariaman Kecamatan Pariaman Tengah dan Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara.

Arief Budiman menyampaikan monitoring yang ia lakukan untuk memastikan PPDP bekerja secara teliti, cermat dan tepat waktu. Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan perubahan kultur penyelenggara yang biasanya menyelesaikan kegiatan pada akhir waktu, kini di rumah.

Hal tersebut telah dimulai dengan dilakukannya pencoklitan serentak 20 Januari 2018 silam.
Kegiatan coklit di Kota Pariaman terbilang cepat. Dengan menyisakan waktu kurang dari 10 hari lagi, PPDP di Kota Pariaman telah mampu menyelesaikan pencoklitan hingga pada angka 92 persen.

Penyelesaian data pencoklitan lebih awal, kata dia, juga memberikan waktu kepada petugas PPDP, ada waktu yang cukup bagi petugas untuk mengecek ulang.

“Makanya pada 20 Januari 2018, KPU melaksanakan kegiatan gerakan coklit serentak, ini terbukti di wilayah kerjanya PPDP, waktunya masih tersisa pada akhir jadwal, sudah 90 persen lebih data selesai dicoklit. Mudah-mudahan 9 persen lagi selesai dicoklit oleh petugas,” katanya.

Dikatakannya, PPDP yang benar bekerja dapat diketahui dari penguasaan data pemilih yang telah ia coklit.

“PPDP yang benar-benar bekerja pasti hafal dengan data yang dicoklit, ini pemilihnya sudah pindah, ini pemilih baru, dia pasti menguasai datanya,” ulasnya.

Sementara itu, secara nasional coklit pilkada serentak 2018 ia targetkan selesai paling tidak seiring dengan berakhirnya tahapan coklit pada 18 Februari 2018 mendatang. Saat ini, rekapituasi secara nasional data pemilih yang telah tercoklit mencapai 80 persen.

“Sudah ada 80 persen, kita targetkan selesai pada akhir tahapan ini,” sebutnya.

Selain memonitor pencoklitan data pemilih di Kota Pariaman, Arief Budiman juga memiliki agenda lain selama kunjungannya di Sumatera Barat, yakni MoU dengan Dewan Pers, KPI, Bawaslu untuk membentuk gugus tugas monitoring kampanye.

 

 

KPU Kota Pariaman