Pariaman – Terkait Dana Kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman adakan Sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2017 dengan Bakal Pasangan Calon dan Tim Kampanye Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Pariaman pada Jumat (09/02) di Aula KPU Kota Pariaman.

 

Aisyah,SE,M.AP selaku Divisi Hukum KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa tahapan kampanye pada Pilwako Pariaman Tahun 2018 akan mulai dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2018 hingga tanggal 23 Juni 2018 mendatang.

“jelang kampanye tersebut, tim pasangan calon sudah harus menyerahkan Laporan  Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU Kota Pariaman pada tanggal 14 Februari 2018” ungkap Aisyah.

Ia juga menyampaikan pelaporan dana kampanye bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta pemilihan untuk menyusun laporan dana kampanye yang transparan dan akuntabel.

Aisyah juga menambahkan dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2017 ini pada rekening khusus dana kampanye spesimen tanda tangan harus dilakukan bersama oleh Parpol/Gabungan Parpol dan salah satu calon dari paslon. Selanjutnya pada identitas penyumbang dana kampanye perseorangan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pada PKPU ini tidak diwajibkan ada.

 

PKPU Nomor 5 Tahun 2017 menjelaskan tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota.

 

Selanjutnya dalam PKPU tersebut juga menjelaskan bahwa LPSDK yang merupakan seluruh penerimaan sumbangan setelah pembukuan LADK pada tanggal 20 April 2018, sementara LPPDK yang merupakan seluruh penerimaan dan pengeluaran dana kampanye juga harus dilaporkan pada tanggal 24 Juni 2018.

Terkait pelaporan LPPDK tersebut apabila melewati waktu pelaporan yakni pada pukul 18.00 Wib maka Paslon akan dikenakan sanksi Pembatalan sebagai Paslon.

KPU Kota Pariaman