Padang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman gelar bimbingan teknis (Bimtek) pelaporan dana kampanye bersama 3 tim kampanye pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tahun 2018 pada kamis hingga jumat (22-23/03) di Hotel Basko Priemier Padang.

Aisyah,SE,M.AP selaku Divisi Hukum KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa kampanye sudah dimulai sejak tanggal 15 februari hingga 23 juni 2018, untuk pelaporan dana kampanye itu sendiri ada tiga jenis laporan yang harus disampaikan oleh tim paslon kepada KPU Kota Pariaman.

Ia juga menambahkan sesuai dengan tahapannya yakni Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sudah diserahkan kepada KPU Kota Pariaman pada tanggal 14 februari 2018 yang lalu, selanjutnya Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) harus diserahkan tim paslon pada tanggal 20 april 2018 dan yang terakhir adalah Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) pada tanggal 24 juni tahun 2018 paling lambat pada pukul 18.00 WIB.

“lewat dari waktu yang telah ditetapkan terkait pelaporan LPPSDK tersebut akan dikenakan saksi berupa pembatalan sebagai pasangan calon” jelas Aisyah.

Sementara itu menurutnya bimtek ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada tim pasangan calon terkait pelaporan dana kampanye yang nantinya akan dilaporkan kepada KPU Kota Pariaman.

“dalam bimtek ini KPU Kota Pariaman juga mengenalkan dan memberikan simulasi pengguaan aplikasi dana kampanye yang sudah dibuat oleh KPU Republik Indonesia dan nantinya akan digunakan paslon dalam melaporkan dana kampanye tersebut” tutur Aisyah.

Dalam bimtek ini turut hadir Nurhaida Yetti,SH,MH selaku Divisi Hukum KPU Sumatera Barat yang menjadi pemateri dalam laporan dana kampanye dan juga turut hadir perwakilan dari Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) yang memberikan materi terkait pelaporan dan audit laporan dana kampanye tersebut.

 

Dalam penggunaan dana kampanye KPU Kota Pariaman juga sudah menetapkan limit batas atas penggunaan dana kampanye yakni sebesar Rp.4,2 millyar.

 

KPU Kota Pariaman