Mirip debat calon walikota, calon ketua OSIS SMA 2 Pariaman saling bedah visi dan misi

Rawang—–KPU Kota Pariaman bimbing acara debat kandidat calon ketua OSIS di SMAN 2 Pariaman, Rabu (20/9) siang. Debat dan penyampaian visi misi calon ketua OSIS SMAN 2 Pariaman, menjadi salah satu tahapan pemilihan ketua OSIS yang menerapkan tahapan pilkada walikota dan wakil walikota Pariaman. Sebelumnya, tahapan pemilihan ketua OSIS diawali dengan tahapan pembentukan panitia penyelenggara adhock dan pemutakhiran data pemilih.

Layaknya debat calon kepala daerah, empat calon  ketua OSIS menyampaikan visi dan misi unggulan program siswa sekolah tersebut kedepan. Visi dan misi yang disampaikan, nantinya menjadi satu satu pertimbangan siswa saat menentukan pilihan pada pungut hitung suara. Adu gagasan dan ide dari satu kandidat dengan kandidat lainnya menghangatkan suasana debat yang dimulai sejak pukul 11.00 wib hingga 13.00 wib itu.

Koordinator divisi perencanaan program dan data KPU Kota Pariaman, Alfiandri Zaharmi mengatakan, pelaksanaan debat kandidat atau calon ketua OSIS yang baru pertama kalin dilaksakan di SMAN 2 Pariaman ditujukan, untuk memberikan pengalaman sejak dini kepada siswa tentang tahapan dan teknis pelaksanaan pilkada.

Tahapan pemilihan ketua OSIS yang menerapkan tahapan pilkada, merupakan secara utuh, namun waktu pelaksanaan disesuaikan dengan waktu sekolah.

“Untuk tahapan pemilihan ketua OSIS semuanya dilaksanakan sesuai dengan tahapan pilkada walikota dan wakil walikota Pariaman, namun waktu pelaksanaan disesuaikan dengan waktu sekolah, dimulai dari tahapan awal hingga tahapan akhir dirangkum dalam waktu satu bulan,” jelasnya.

Menurut dia, debat kandidat akan mendorong siswa menjadi pemiilih rasional dengan mempertimbangkan visi dan misi kandidat saat memberikan suara pada pemilihan ketua OSIS.

“Dengan memperhatikan visi dan misi yang saat ini kita harapkan siswa memulai menentukan pemilihan secara rasional. Nantinya siswa yang merupakan pemilih pemula tetap rasional menentukan pilihan pada pilkada walikota dan wakil walikota Pariaman 2018 mendatang,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria mengatakan, pihaknya berkomitmen siap mendampingi dengan sekolah SMA, SMK dan MA di Kota Pariaman yang ingin melaksanakan pemilihan ketua OSIS dengan menerapkan tahapan pilkada.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya telah menerima permintaan dari beberapa sekolah yang ingin didampingi pemilihan ketua OSIS nya oleh KPU.

“Ada beberapa sekolah SMA yang koordinasi dengan kita menyatakan keinginan untuk didampingi pelaksanaan pemilihan ketua OSIS nya. Kita siap damping sejak awal,” komitnya.

Ditambahkan Boedi, selain sosialisasi tahapan pilkada sejak dini kepada siswa, pemilihan ketua OSIS dengan mekanisme tahapan pilkada merupakan bentuk pendidikan politik yang dilaksanakan oleh KPU Kota Pariaman sebagai penyelenggara pemilu.

KPU Kota Pariaman, lanjut dia, tidak semata-mata memiliki kegiatan saat pelaksanaan tahapan pilkada saja. Namun kegiatan rutin seperti pendidikan politik terus dijalankannya.

“Ini salah satu program pendidikan politik yang KPU Kota Pariaman. Dengan pemilihan ketua OSIS seperti yang dikemas saat ini akan memberikan pemahaman kepada pelajar akan pentingnya pilkada sebagai salah satu instrumen demokrasi,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Pariaman, Baharudin menyambut baik pelaksantuaan pemilihan ketua OSIS yang dilaksanakan sesuai dengan tahapan pilkada. Meski secara waktu pelaksanaan tidak sama dengan pilkada, namun penerapan tahapan pilkada pada pemilihan ketua OSIS memberikan pengalaman dan pendidikan politik kepada siswa disekolah yang ia pimpin.

“Kedepan dipemilihan OSIS periode berikutnya kita tetap bisa didampingi KPU Kota Pariaman. Ini harus dilanjutkan,” harapnya mengakhiri.