Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman selenggarakan Rapat Koordinasi Perkembangan Pemetaan TPS dan Pemutakhiran Menuju Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Umum 2019 bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kota Pariaman pada selasa (30/05) di Aula Hotel Al Madinah Pariaman.

 

Boedi Satria,SE selaku Ketua KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa pada Pemilu tahun 2019 ini KPU Kota Pariaman sudah memasuki persiapan dalam tahapan pemetaan TPS Pileg 2019 dan Pemutakhiran menuju DPS Pemilu 2019.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk Kota Pariaman tidak akan lagi melakukan proses coklit oleh PPDP atau Pantarlih pada Pileg 2019 ini.

“Data yang akan dipetakan oleh KPU Kota Pariaman bersumber dari DPT pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang sudah ditetapkan pada bulan april yang lalu” ditambah dengan pemilih pemula yang diberikan kemendagri melalui KPU RI tutur Boedi.

Boedi juga terus mengingatkan kepada PPK se Kota Pariaman untuk dapat terus berkoordinasi bersama PPL dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) terkait Pemetaan TPS dan Pemutakhiran DPS Pemilu 2019.

 

KPU Kota Pariaman akan melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil perbaikan Pemilu 2019 pada tanggal 17 Juni 2019 yang akan datang.

 

Sementara itu Alfiandri Zaharmi selaku Divisi Program dan Data KPU Kota Pariaman juga menyampaikan bahwa terdapat perbedaan dalam Pemetaan TPS pada Pemilu 2019 dengan Pilwako 2018. Hal ini terletak pada jumlah pemilih dalam setiap TPS-nya.

Andi juga menuturkan bahwa pada PKPU Nomor 2 Tahun 2017 pembatasan maksimal jumlah pemilih pada setiap TPS maksimal 400 pemilih sementara pada PKPU Nomor 11 tahun 2018 sendiri jumlah maksimal pemilih setiap TPS yakni 300 pemilih.

 

Sementara itu rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil perbaikan Pemilu 2019 ditingkat desa akan dilaksanakan sebelum tanggal 8 juni 2018 dan di tingkat kecamatan akan diselenggarakan pada tanggal 9 hingga 14 juni 2018.

 

KPU Kota Pariaman