Pariaman – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Ketua KPU Kota Pariaman, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Walikota Pariaman dan Ketua DPRD Kota Pariaman lakukan peninjauan langsung ke TPS 1 Naras Hilir pada rabu (27/06) pagi di halaman Dinas Kesahatan Kota Pariaman.

 

Nasrul Abit dalam kunjungannya mengatakan bahwa kelompok masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih atau golongan putih (golput) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merugikan semangat demokrasi bangsa.
“Sebagai warga negara yang baik, seharusnya kita menggunakan hak pilih untuk menentukan sosok pemimpin berkualitas demi kemajuan daerah,”tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Sumatera telah melakukan monitoring di Kota Padang Panjang, Kota Sawahlunto, Kota Padang dan Kota Pariaman semuanya berjalan sesuai harapan,” ujar dia.
Nasrul Abit juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di empat kota penyelenggara Pilkada serentak agar menggunakan hak pilih untuk mendukung dan melanjutkan pemerintahan sebelumnya.

Boedi Satria selaku Ketua KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa total terdapat 155 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 71 Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang tersebar di empat kecamatan.
Boedi juga menuturkan, hasil hitungan cepat nantinya akan dapat dilihat pada hari ini juga di website www.infopemilu.kpu.go.id yang merupakan hasil rekapan C1 setiap TPS yang ada di Kota Pariaman.

“KPU Kota Pariaman akan melakukan rekapitulasi hasil Pilkada Kota Pariaman pada tanggal 4 Juli 2018, namun hitungan cepat sudah dapat dilihat pada malam hari ini di website KPU” jelas Boedi.
Kemudian untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari empat kecamatan dan 71 desa dan kelurahan tercatat sebanyak 59.245 pemilih

 

 

KPU Kota Pariaman