Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman dan Pemerintah Kota Pariaman sepakat bersama hingga tanggal 28 Oktober 2018 sukseskan kegiatan Nasional Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk wilayah Kota Pariaman.

 

Alfiandri Zaharmi selaku Divisi Program dan Data KPU Kota Pariaman menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka penyempurnaan secara menyeluruh Daftar Pemilih selama 60 hari oleh KPU se Indonesia.

Andi juga menyebutkan bahwa beberapa kendala dilapangan terkait data pemilih seperti potensi daftar pemilih ganda, pemilih dibawah umur, pemilih meninggal dan sebagainya menjadi landasan awal KPU melakukan GMHP tersebut. Selain itu potensi data pemilih keliru atau invalid yang meliputi elemen data keliru juga menjadi alasannya.

“selain itu Potensi warga negara tidak terdata karena regulasi administrasi kependudukan yang tidak dapat menjangkau warga negara yang tinggal di daerah pulau terluar/terpencil serta masyarakat pedalaman yang belum tersentuh layanan administrasi kependudukan serta adanya masukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Partai Politik dan Organisasi Masyarakat terhadap kondisi DPT yang masih berpotensi bermasalah menjadi landasan KPU untuk melaksanakan GMHP serentak se Indonesia” jelas Andi.

 

Selanjutnya KPU Kota Pariaman membuka posko layanan dari tanggal 1 hingga 28 Oktober 2018 di 71 posko layanan pemilih ditingkat desa/lurah Se Kota Pariaman yang berpusat di Kantor Desa/Lurah se Kota Pariaman, 4 posko di tingkat Kecamatan yang dipusatkan di Kantor Camat se Kota Pariaman dan 1 Posko Induk di KPU Kota Pariaman.

 

Dr.Genius Umar, S.Sos, M.Si selaku Walikota Pariaman juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pariaman sangat mendukung kegiatan GMHP yang mana bertujuan untuk melindungi hak pilih masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah memiliki peran yang sangat besar dalam pendataan pemilih, oleh sebab itu dari tingkat kelurahan/desa, tingkat kecamatan hingga tingkat Kota Pariaman seperti Disdukcapil untuk melakukan pengecekan kembali data pemilih tersebut.

“satu suara pemilih sangat berharga untuk membangun demokrasi dinegara ini” tutup Genius dalam melaksanakan monitoring GMHP di desa Kampung Jawa 1.

 

Seluruh jajaran Pemerintah Kota Pariaman juga berkomitmen dalam mensukseskan gerakan nasional melindungi hak pilih tersebut dengan mengikuti monitoring ke tingkat desa/luruh serta kecamatan se Kota Pariaman pada tanggal 16 Oktober 2018 bersama KPU Provinsi Sumatera Barat.

 

KPU Kota Pariaman juga menghimbau masyarakat agar dapat melakukan pengecekan kembali data pemilih ke pos pelayanan pemilih di seluruh Kota Pariaman. Selain itu KPU Republik Indonesia juga sudah menyediakan aplikasi KPU RI Pemilu 2019 yang dapat di download pada Playstore.

Saat ini Data Pemilih sangat mudah diakses dan dapat dikatakan DPT ada dalam genggaman dengan mendownload aplikasi tersebut.

 

 

KPU Kota Pariaman