Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman selenggarakan Bimbingan Teknis Relawan Demokrasi Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Kota Pariaman di Hotel Al-Madinah pada Senin & Selasa (21,22/01).

Sebanyak 55 orang dengan 10 basis Relawan Demokrasi yang dinyatakan lulus beberapa waktu lalu, ikuti Bimtek ini dengan hikmad dihotel Al-Madinah Pariaman.
Ketua KPU Kota pariaman Abrar Aziz menjelaskan, “bimtek ini dilakukan untuk membekali para relawan terkait tugas pokok dan fungsinya sebagai Ujung Tombak Pemilihan Umum 2019”.

Pada hari pertama, pemateri untuk Relawan Demokrasi Pemilihan umum tahun 2019 sebanyak 3 Narasumber, Bapak Muhammad Mufti Syarfie (Mantan Komisioner KPU Provinsi Sumbar) Bapak Nova Indra (Anggota Komisioner KPU Sumbar) dan Bapak Harry Effendi Iskandar (Kandidat Doktor Universitas Padjajaran).

Abrar menuturkan, Relasi dalam gerakannya akan dibagi dalam sepuluh basis pemilih.
Lima diantaranya basis pemilih keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih penyandang disabilitas, dan pemilih berkebutuhan khusus.
Kemudian lima lainnya antara lain, basis pemilih marjinal, pemilih keagamaan, pemilih warganet, pemilih perempuan, dan pemilih komunitas.
“Harapannya, Relasi dapat terjun langsung menyentuh ke basis-basis mereka, sehingga sebaran informasi Pemilu dapat diterima, dan pemahaman tentang kepemiluan dan demokrasi bisa dipahami,” Ujar Abrar
Pada hari kedua, pemateri langsung dari Komisioner KPU Kota Pariaman Aisyah, SE, M.Ap (Divisi Teknis KPU Kota Pariaman) dan Doni Kardinal (Divisi Parmas & Sosialisasi KPU Kota Pariaman).
Doni mengatakan, “partisipasi masyarakat menjadi tolok ukur keberhasilan pemilu. Karena semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat semakin legitimed pelaksanaan pemilu kali ini”.

karena Maraknya isu hoax/ statement di tengah-tengah masyarakat terkait penyelenggara pemilu dapat melemahkan angka partisipasi ataupun kepercayaan pemilih, Aisyah berharap “para relawan dapat meluruskan berita-berita yang tidak benar tersebut kepada masyarakat kota Pariaman”.