Pariaman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman adakan Sosialisasi Pindah Memilih Pada Pemilu 2019 (18/02) di Gedung Saiyo Sakato Pariaman.

Dicky Fernando selaku Divisi Perencanaan Program dan Data KPU Kota Pariaman, menyampaikan Sesuai Peraturan KPU Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2018 yang disebut Pemilih adalah Warga Negara Indonesia yang sudah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih, sudah kawin atau sudah pernah kawin.

ia juga menambahakan terkait proses pindah memilih ada 9 alasan karena keadaan tertentu, yaitu : “menjalankan tugas pada saat Pemungutan Suara; menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi; penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial/panti rehabilitasi; menjalani rehabilitasi narkoba; menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga permasyarakatan, atau terpidana yang sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan; tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi; pindah domisili; tertimpa bencana alam; dan/atau bekerja di luar domisilinya”. ujar Dicky

Doni Kardinal selaku Divisi Parmas dan Sosialisasi juga menambahkan “pada tanggal 17 april nanti pemilih akan menerima 5 jenis surat suara Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, dan warna abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden. Pemilihan warna ini berdasarkan Keputusan KPU Republik Indonesia, tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos (template) bagi pemilih tunanetra pada Pemilu Tahun 2019,”

Dalam hal ini, Doni menegaskan dari pengenalan warna surat suara tersebut menjadi penting, tujuannya akan memudahkan dan memberi pemahaman kepada masyarakat pemilih dalam menyalurkan aspirasi politik pada saat pencoblosan di TPS.

Sosialisasi ini bersama Forkopimda, Camat, Kepala Desa/Lurah,Unsur Partai Politik Se Kota Pariaman dan juga dihadiri oleh Bawaslu Kota Pariaman.