PARIAMAN – Petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang hendak menjalankan tugas verifikasi faktual calon perseorangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Tahun 2020, menjalani¬†tes diagnose cepat atau lebih dikenal rapid test, Jum’at (26/06/2020). Hal itu merupakan instruksi KPU Republik Indonesia guna memastikan kesehatan dan keselamatan para petugas penyelenggara pemilu. Kegiatan rapid test¬†tersebut dilakukan di halaman KPU Kota Pariaman.

Ketua KPU Kota Pariaman, Aisyah, menjelaskan, membagi 2 Jadwal Tes diagnose cepat atau lebih dikenal rapid test, untuk hari ini sebanyak 108 orang petugas PPS yang lakukan rapid test, dan besok sebanyak 105 Petugas PPS akan menjalani test ”Rapid test itu kita lakukan kepada semua PPS di Kota Pariaman,” ucap Aisyah.

Para petugas PPS itu akan terlibat dalam kegiatan verifikasi faktual calon perseorangan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Tahun 2020. maka dari itu Rapid Test sebagai skrining awal untuk mengetahui kondisi kesehatan para petugas PPS. Dengan demikian, mereka bisa merasa aman saat menjalankan tugasnya. Rapid test dilaksanakan sebagai syarat untuk bisa bertugas melakukan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan dari 27 Juni sampai 10 Juli 2020.

Dalam kegiatan juga hadir pula Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pariaman dari Dinas Kesehatan untuk menjelaskan prosedur pelaksanaan teknis PPS dengan penerapan protokol kesehatan.

Kehadiran tim gugus tugas dari dinas kesehatan adalah pemandangan baru dari pilkada sebelumnya dimana kini lebih melibatkan ahli medis.