Berita Terkini

Sambut Tahapan Pemilu 2029, KPU Pariaman Ikuti Audiensi Bersama Komisi II DPR RI

PARIAMAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman mengikuti audiensi dalam rangka kunjungan kerja Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Abrar Amir, M.AP., secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh KPU Provinsi Sumatera Barat guna memantapkan persiapan serta kesiapan penyelenggaraan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2029 yang akan dimulai pada Tahun 2027. ​Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti Surat Dinas Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor 3065/PP.05-SD/01/2026 tanggal 30 September 2026 terkait fasilitasi kunjungan kerja Tenaga Ahli Komisi II DPR RI. Rapat daring ini diikuti secara serentak oleh Ketua, Anggota, Sekretaris, serta Kepala Subbagian Sekretariat KPU Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. ​Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat, Surya Efitrimen. Dalam sambutannya, Surya menegaskan komitmen dan kesiapan seluruh jajaran KPU di Sumatera Barat untuk menghadapi tahapan Pemilu 2029. Berdasarkan hasil evaluasi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024, pihaknya telah merumuskan berbagai langkah strategis demi kelancaran tahapan yang bergulir pada 2027 mendatang. ​Pemaparan mengenai rincian kesiapan pelaksanaan tahapan Pemilu 2029 kemudian disampaikan oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Sumatera Barat, Medo Patria. ​Pada kesempatan yang sama, Koordinator Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Abrar Amir, M.AP., memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif dan kesiapan jajaran KPU se-Sumatera Barat dalam menyongsong agenda besar pemilu mendatang. ​Audiensi yang juga dihadiri oleh perwakilan Biro Renmin KPU RI ini menjadi wadah penguatan koordinasi dan komunikasi kelembagaan. Harapannya, kerja sama ini dapat mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, serta berintegritas. (RS/SY) (Dok. KPU PRM).

Tegaskan Komitmen Penyelenggara Pemilu Berintegritas, KPU Kota Pariaman Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

PARIAMAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor KPU Kota Pariaman, Kamis (1/10/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Dalam upacara tersebut, Ketua KPU Kota Pariaman, Ali Unan, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Sementara posisi Komandan Upacara diamanahkan kepada Kasubbag Partisipasi, Hubungan Masyarakat, dan SDM KPU Kota Pariaman, Iwan Perdana, S.Kom., M.M. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Anggota Komisioner beserta seluruh staf dan jajaran Sekretariat KPU Kota Pariaman. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan pemantik semangat untuk terus memegang teguh ideologi negara, menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta membentuk karakter bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Momen ini sekaligus menjadi landasan bagi KPU Kota Pariaman untuk memperkuat integritas, profesionalitas, dan pelayanan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Dengan semangat Hari Kesaktian Pancasila, KPU Kota Pariaman berkomitmen penuh menjalankan amanah secara bertanggung jawab dan menjaga kepercayaan publik demi terwujudnya penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas. (RS/SY/IP) (Dok: MIH)

Resmi Diangkat PNS, Staf KPU Pariaman Ikuti Pengambilan Sumpah Secara Daring oleh KPU RI

PARIAMAN — Staf Sekretariat KPU Kota Pariaman, Fidela Aulia Khairi, S.H., resmi diambil sumpah dan janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU RI pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini diikuti secara daring dari kantor KPU Kota Pariaman yang dihadiri oleh Ketua KPU Kota Pariaman Ali Unan, dan didampingi oleh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Junaldi Ismail, Plt. Sekretaris Suhelman, serta Kasubag Parmas dan SDM Iwan Perdana. ​Pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Suryadi, serta disaksikan oleh Ketua dan para Anggota KPU RI. Secara keseluruhan, sebanyak 2.550 PNS yang tersebar di 37 provinsi dilantik serentak dalam upacara khidmat tersebut. ​Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menekankan bahwa tanggal 1 Oktober 2026 menjadi momen bersejarah yang melengkapi perjalanan panjang para pegawai, mulai dari proses seleksi CPNS hingga resmi diangkat menjadi PNS penuh. ​"Bertambah satu lagi hari bersejarah bagi kehidupan Bapak dan Ibu sekalian. Hari ini Bapak dan Ibu resmi dilantik menjadi ASN, sebuah momen yang melengkapi cita-cita serta keinginan yang diawali dari kesadaran diri saat mengikuti seleksi hingga resmi menjadi PNS penuh," ungkap Mochammad Afifuddin. ​Pelantikan ini menjadi tonggak penting puncak perjuangan para pegawai setelah menyelesaikan masa percobaan. Dengan pengangkatan resmi ini, seluruh ASN baru diharapkan dapat menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai abdi negara dengan penuh integritas, dedikasi, serta komitmen tinggi dalam melayani masyarakat. (SY/IP) (Dok: MIH)

Matangkan Persiapan Pemilu 2029, KPU Pariaman Gencarkan Pemutakhiran Data dan Sosialisasi Pemilih

PARIAMAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Fokus utama diarahkan pada dua agenda krusial, yakni Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) serta penguatan sosialisasi pendidikan pemilih. ​Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua KPU Kota Pariaman, Ali Unan, saat membuka Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan III Tahun 2026 di Aula KPU Kota Pariaman, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Rabu (30/9/2026). Langkah strategis ini diambil guna memastikan akurasi daftar pemilih sekaligus mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat. ​Dalam proses pemutakhiran data, KPU aktif menindaklanjuti berbagai masukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Bawaslu, hingga aspirasi masyarakat luas. Koordinasi ketat juga dilakukan terkait data pemilih luar negeri serta status keanggotaan TNI dan Polri. ​Untuk menjamin keabsahan data, KPU bersama Bawaslu turun langsung melakukan verifikasi faktual di lapangan terhadap warga yang mengalami perubahan status. Warga yang aktif menjadi anggota TNI/Polri secara resmi dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan dihapus dari daftar pemilih. Rekomendasi perbaikan data dari Bawaslu pun telah dieksekusi secara menyeluruh. ​Di samping pemutakhiran data, KPU Kota Pariaman gencar melancarkan sosialisasi pendidikan pemilih, khususnya menyasar kelompok pemilih pemula dan pemilih marginal. Langkah ini dilakukan untuk menyikapi rendahnya tingkat kehadiran pemilih pemula di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu sebelumnya. ​Sebagai wujud edukasi demokrasi sejak dini, KPU memberikan pendampingan serta bimbingan teknis (bimtek) dalam ajang pemilihan Ketua OSIS di tingkat SMA dan SMK. Tak hanya itu, sosialisasi juga menjangkau kelompok marginal di Sekolah Luar Biasa (SLB), kelompok tani, penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), hingga berbagai komunitas warga. ​Meski saat ini berada dalam masa non-tahapan, KPU Kota Pariaman tetap mengoptimalkan ruang dan forum masyarakat untuk mengampanyekan pentingnya menggunakan hak pilih pada Pemilu 2029 mendatang. (SY/IP/FY)

Pastikan Hak Pilih Warga Terbarukan, KPU Pariaman Rapat Pleno Rekapitulasi PDPB Triwulan III

PARIAMAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di Aula KPU Kota Pariaman, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Rabu (30/9/2026). ​Rapat pleno terbuka tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Pariaman, Ali Unan, bersama empat anggota komisioner lainnya, yakni Dharma Syoergana Putera, Fitra Yandi, Afriwaty Zen, dan Junaldi Ismail. ​Ali Unan menyampaikan bahwa pelaksanaan rekapitulasi ini bertujuan untuk memastikan kelayakan, keakuratan, dan validitas data pemilih secara berkala di wilayah Kota Pariaman. ​"Rekapitulasi data pemilih secara berkelanjutan ini penting untuk memastikan hak pilih warga Kota Pariaman terus terbarukan dan akurat menjelang agenda-agenda pemilu mendatang," ujar Ali Unan dalam keterangan tertulisnya. ​Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi komitmen KPU Kota Pariaman agar proses pemutakhiran data pemilih senantiasa berjalan secara transparan, akuntabel, serta berpedoman pada regulasi yang berlaku. ​Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan amanat dari Pasal 19 ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 1 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa rekapitulasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan wajib dilaksanakan melalui rapat pleno terbuka sekurang-kurangnya setiap tiga bulan sekali. ​Rapat pleno yang dimulai pukul 10.00 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan dan instansi vertikal di lingkungan Kota Pariaman. Di antaranya perwakilan dari Polres Pariaman, Kodim 0308 Pariaman, Pos TNI Angkatan Laut, Bawaslu Kota Pariaman, Kesbangpol, Disdukcapil, DPMD, Lapas Kelas IIB Pariaman, Dinas Sosial, serta awak media. ​Melalui sinergi antar-instansi ini, KPU Kota Pariaman berharap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan terus mendapatkan dukungan penuh demi terciptanya data pemilih yang berkualitas di Kota Pariaman

Bersiap Manfaatkan E-Kinerja, ASN KPU Kota Pariaman Ikuti Simulasi Aplikasi Training Kinerja BKN

PARIAMAN — Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat KPU Kota Pariaman, mengikuti simulasi pengisian kinerja harian berbasis aplikasi, Senin (28/9/2026). ​Kegiatan yang digelar secara daring di Aula KPU Kota Pariaman tersebut memanfaatkan aplikasi Training Kinerja yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai ASN, serta Peraturan BKN RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Layanan E-Kinerja BKN. ​Pelatihan dan simulasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro SDM KPU RI, Yuli Hertaty. Dalam arahannya, Yuli menegaskan pentingnya penguasaan teknis bagi setiap ASN dalam mengoperasikan sistem digitalisasi kinerja tersebut. ​"Melalui simulasi ini, seluruh ASN diajarkan secara teknis tata cara penginputan rencana aksi harian, pembagian peran hasil (cascading), hingga penyesuaian target kinerja individu yang selaras dengan sasaran strategis lembaga," ujar Yuli. ​Ia menekankan agar seluruh pegawai di jajaran KPU dapat mengikuti jalannya simulasi dengan sungguh-sungguh demi tercapainya kesamaan pemahaman. "Saya meminta seluruh ASN KPU untuk mengikuti kegiatan ini secara serius," tegasnya. ​Sementara itu, Plt. Sekretaris KPU Kota Pariaman, Suhelman, menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi sarana krusial bagi para pegawai untuk beradaptasi dengan alur pelaporan terbaru sebelum diimplementasikan secara penuh. ​"Melalui pelatihan ini, para pegawai diajak untuk berlatih secara langsung memasukkan target, capaian, hingga pelaporan kinerja harian mereka ke dalam sistem elektronik. Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis serta meningkatkan akurasi pelaporan kinerja aparatur di lingkup Sekretariat KPU Kota Pariaman," ungkap Suhelman. ​Penerapan sistem pelaporan kinerja berbasis digital ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas tata kelola birokrasi di tubuh penyelenggara pemilu tingkat daerah. Transformasi ke arah digitalisasi ini diyakini akan makin mengoptimalkan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme kerja seluruh ASN KPU Kota Pariaman dalam mendukung efektivitas tugas-tugas pelayanan kepemiluan di masa mendatang. (SY/FY)

🔊 Putar Suara