PARIAMAN — Komisi Pemilihan Umum Kota Pariaman mengikuti kegiatan bedah buku Making Democracy Count: How Mathematics Improves Voting, Electoral Maps, and Representation karya Ismar Volić yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring, Selasa (12/5/2026). Jajaran yang hadir mewakili KPU Kota Pariaman antara lain Ketua Ali Unan, Wakil Divisi Teknis Penyelenggara Junaldi Ismail, serta Sri Sundari, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Hukum. Kegiatan yang terpusat di Ruang Sidang Utama KPU RI, Jakarta, tersebut menghadirkan penulis buku yang juga profesor matematika dari Wellesley College, Amerika Serikat, Ismar Volić, sebagai narasumber utama. Diskusi ini turut menghadirkan dua panelis akademisi nasional, yakni Mada Sukmajati dari Universitas Gadjah Mada dan Aditya Perdana dari Universitas Indonesia. Berita terkait: Bedah Buku Ismar Volic, KPU Perkuat Kajian Reformasi Pemilu Berbasis Data Dalam forum tersebut, para narasumber mengulas bagaimana pemanfaatan pendekatan matematika dapat memperkuat kualitas sistem pemilu, penataan daerah pemilihan (dapil), teori representasi politik, hingga penguatan infrastruktur demokrasi. Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, yang hadir bersama Anggota KPU RI Idham Holik, menegaskan bahwa diskusi ini berfokus pada penguatan perspektif akademik dan kajian komparatif internasional guna mendukung reformasi sistem pemilu di Indonesia. "Harapannya, kegiatan ini dapat menambah perspektif dan keilmuan kita untuk pengambilan kebijakan di KPU RI serta dalam membuat rekomendasi perbaikan pemilu ke depan," ujar Afifuddin. Isu penataan daerah pemilihan dan sistem pemungutan suara dalam buku karya Volić ini dinilai sangat relevan dengan dinamika politik nasional. Melalui partisipasi dalam agenda tersebut, KPU Kota Pariaman berharap dapat menyerap kajian strategis ini guna memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas di tingkat daerah.